20/06/19

Tahun Depan Rumah Warga Miskin di Banyuasin Dipasang Stempel


Banyuasin, KB – Selama ini warga miskin di Kabupaten Banyuasin hanya menerima Surat tidak mampu dari Dinas Sosial Kabupaten Banyuasin. Bahkan tiap tahun ada perifikasi melalui puskesos dalam pendataan. Setelah itu di proses tim pendamping kesejahteraan desa (TKPKD). Mulai tahun depan warga miskin di Banyuasin rumahnya akan dipasang stempel.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banyuasin, I Ir Alpian, MM mengatakan bahwa,  untuk Kabupaten Banyuasin stempel keluarga miskin masih di uji coba, karena masih ada yang tidak setuju, sehingga penerapannya akan diterapkan tahun depan, karena data yang ada belum terverifikasi, Bupati dan DPRD sudah menyetujui.
Seharusnya untuk kesadaran masyarakat yang tidak layak menerima. Program pengentasan kemiskinan KIP, KIS, RASTRA, itu data dari pusat statistik bisa dirubah kalau  memenuhi komponen, misal pindah atau  meninggal dunia, kenapa yang miskin tidak dapat bantuan karena tidak terdata di pusat.
“Adapun yang menandai layak  menerima itu pendamping PKH,  namun yang merubah  atau  tidak tetap dipusat. “Bantuan komponen 2.400 juta dibagi 4 sekali pencairan,” jelasnya.
“Dari angka tersebut, para keluarga penerima manfaat  pun masih bisa mendapatkan  tambahan yang besar. Yaitu berasal dari bantuan komponen  setiap jiwa. Jika dalam  satu keluarga ada  ibu hamil dan balita akan  mendapatkan tambahan  sebesar Rp 2,4 juta dan jika terdapat anak SD sederajat mendapat tambahan  Rp 900 ribu, anak  SMP sederajat sebesar Rp 1,5 juta, anak  SMA sebesar Rp 2 juta, penyandang disabilitas sebesar Rp 2,4 juta dan  lansia di atas 60 tahun sebesar Rp 2,4 juta,” pungkasnya.


EmoticonEmoticon