22/06/19

Fenomena Dark Social, Kominfo Surati Bos Facebook



JAKARTA, KB - Fenomena dark social media atau penggunaan media sosial secara serampangan mulai menghantui masyarakat, khususnya bagi mereka yang aktif. Oleh karena itu, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika mengambil langkah antisipatif.

Upaya antisipasi cepat tersebut diharapkan bisa meminimalisir terjadinya dark social media di Indonesia terus meluas.
Disebutkan, penetrasi internet yang tinggi membuat intensitas pada media sosial kian masif. Kondisi itu lantas memicu terjadinya dark social media.
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan, salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan menyurati secara langsung pemilik media sosial. Misalnya CEO Facebook Mark Zuckerberg.
"Proses sejauh ini belum tahu. Tapi saya sudah minta, sudah kirim surat ke Mark Zuckerberg minta ini (terkait dark social media)," kata Menteri Rudiantara di Jakarta.
Rudiantara menjelaskan, pihaknya sudah meminta kepada Facebook agar pembukaan tiap account referensinya di Indonesia harus menggunakan ponsel. Salah satu tujuannya yakni menghindari pengguna medsos anonim alias tanpa identitas.
"Terserah di negara lain, (di Indonesia) itu menggunakan ponsel," tegas Rudiantara.
"Mengapa? Karena ponsel yang prabayar pun di Indonesia kan sudah mulai registrasi. Jadi, kita menghindarkan yang namanya dark media sosial," imbuhnya.
Menteri Rudiantara juga mengkonfirmasi jika Kemkominfo telah mengirimkan surat tersebut kepada Mark Zuckerberg pada Juni ini


EmoticonEmoticon