28/04/19

Film "Kucumbu Tubuh Indahku" Dilarang Diputar di Palembang


PALEMBANG, KB - Keberadaan film Kucumbu tubuh indahku” yang akan segera ditayangkan di bioskop-bioskop Indonesia, ternyata cukup membuat resah Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ratu Dewa. Melalui siaran persnya, mantan Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Setda Kota Palembang ini meminta seluruh bioskop di kota pempek ini, tidak menayangkan film besutan Garin Nugroho tersebut.

"Kami takut film tersebut memuat konten penyimpangan sosial. Dan hal itu tentu akan merusak program Palembang EMAS Darussalam yang dicanangkan Walikota Palembang, Harnojoyo selama ini," terangnya.

Dewa memgatakan, telah meminta Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) agar tidak memperbolehkan film yang akan tayang pada April tersebut di bioskop Kota Palembang.

"Pemkot tidak ingin ada dampak kerusakan yang sangat luas jika film tersebut ditayangkan. Apalagi yang saya lihat dari trailernya, film itu mempertontonkan penyimpangan seksual dan lolos dari pengawasan KPID," sampainya.

Petisi larangan tersebut dilakukan, karena Walikota tidak ingin ada keresahan dikalangan masyarakat, akibat penayangan film tersebut.

Karena sudah dapat dipastikan, dengan penayangannya akan mempengaruhi cara pandang ataupun perilaku kaum milenial.

"Jika ini sampai ditonton anak-anak muda, maka ditakutkan kalangan milenial yang masih gamblang dalam berpikir, maka akan membenarkan perilaku penyimpangan seksual yang ditayangkan," ungkapnya.

Larangan tersebut juga dilakukan, karena bertentangan dengan nilai-nilai agama dan program keagamaan yang selama ini digalakkan Pemkot Palembang. 


EmoticonEmoticon