06/03/19

Awas, Resiko Fiskal Tiga Kartu Sakti Jokowi



NASIONAL, KB - Program tiga kartu sakti baru Jokowi jika sekadar untuk mendongkrak tingkat elektabilitas di Pilpres 2019 sebaiknya dipertimbangkan 


Wakil Ketua Dewan Kerhormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Dradjad Wibowo mengatakan, Jokowi sah-sah saja mengambil kebijakan yang populis. Namun kebijakan itu harus dilandaskan oleh perhitungan dan pertimbangan yang matang.

"Harus tepat ukurannya dan prudent. Tidak bisa grasa-grusu, apalagi sekedar untuk menaikkan elektabilitas," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (6/3).

Belakangan ini dalam kampanyenya di daerah, Jokowi memamerkan tiga kartu saktinya yang baru, yakni Kartu Pra-Kerja, Kartu Sembako Murah, dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) hingga jenjang kuliah.

Dradjad menekankan, jika semua kebijakan kartu itu tidak dilandasi perhitungan dan pertimbangan yang matang, maka kredibilitas kebijakan ekonomi Indonesia bisa anjlok.

"Ini bisa meningkatkan risiko fiskal dan secara umum, risiko ekonomi makro," pungkas Dradjad yang juga dikenal sebagai ekonom. 


EmoticonEmoticon