03/02/19

Masjid Agung Palembang Disepakati "Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo"


palembang,kb.com - Polemik nama Masjid Agung Palembang yang sebelumnya menjadi polemik, kini menemui titik terang. Hasil pertemuan antara Satuan Aliansi Masyarakat Zuriyat Palembang Darussalam dengan pihak pengurus Masjid Agung pada Jum'at sore (1/2/2019) sudah menyepakati nama Masjid Agung.
Ketua pengurus Yayasan Masjid Agung Ir Kgs H Ahmad Sarnubi didampingi pengurus lainnya menjelaskan maksud awal mulanya pemasangan papan nama Masjid Agung menjadi "Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin" ternyata pemasangan nama itu menjadi Polemik.
"Meskipun masjid agung tidak termasuk ke dalam destinasi pariwisata Palembang, kami sering melihat ternyata banyak wisatawan asing dan lokal yang berfoto ketika mengunjungi Masjid Agung. Sehingga kami berpikir untuk membuatkan mereka tempat berfoto yang monumental, jadi dibuatlah papan nama tersebut," papar Ahmad Sarnubi.
Meski sempat ada beberapa perdebatan, pada akhirnya papan nama Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin disepakati dan diganti menjadi, ‘Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo’. Selain itu pada nama prasasti pihaknya akan mengkaji ulang dengan meminta bantuan dari para sejarawan zuriyat Palembang.
"Kami sudah menyiapkan nama Joyo Wikramo pada papan namanya, tinggal memasang. Sementara untuk angka I romawi menyusul karena waktunya sudah sangat sempit tapi pada peresmian besok, Sabtu (2/2/2019) penyebutannya tetap menggunakan nama "Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo," tegas dia.
Menyambut hal yang menggembirakan ini, Ketua Aliansi Masyarakat Zuriyat Palembang Raden Iskandar mengungkapkan selama beberapa hari ini sejarah di Palembang tersosialisasi dengan baik sehingga tidak menimbulkan kekeliruan lagi di masyarakat.
"Keputusan ini adalah solusi terbaik dan sesuai harapan kami sebagai zuriyat dan sejarawan Palembang. Mengingat pada registrasi cagar budaya di Kementerian Pendidikan kebudayaan, nama Masjid Agung tercatat adalah Masjid Agung Palembang yang dibangun oleh Sultan Mahmud Jayo Wikramo (Sultan Mahmud Badaruddin I). Kami berharap sesegera mungkin papan nama dan prasasti diselesaikan," pungkasnya.
Sebagai informasi Peresmian nama baru Masjid Agung akan digelar hari ini di halaman Masjid Agung, dan akan diresmikan oleh Gubernur Sumsel, H Herman Deru.
Selain itu sebelumnya pada agenda peresmian tersebut akan dibuka pula acara pembukaan selubung prasasti, namun telah ditiadakan karena akan ada perbaikan pada isinya.(sumber : globalplanet )


EmoticonEmoticon