18/01/19

Warga Pulau Rimau Ini Terancam Penjara 20 Tahun


kb.com - warga Pinggi Navigas Penuguan 45 tahun Kecamatan Pulau Rimau Banyuasin terancam hukuman pidana selama 20 tahun penjara.FR diduga memfasilitasi dan membantu tersangka SL pada aksi perampokan dengan senjata api (senpi/pistol) rakitan yang nyaris menghilangkan nyawa seorang kepala desa di Banyuasin.

Tersangka terkena hukuman berat terkait perkara tanpa hak menguasai, membawa, memiliki dan menyimpan, mengangkut dan nyembunyikan, menggunakan atau mengeluarkan senpi yang bukan merupakan profesinya.Akibatnya senjata api rakitan yang dipinjamkannya mencelakai orang lain.

Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem menyampaikan, FR ditangkap hasil pengembangan terhadap tersangka SL yang ditangkap lebih dahulu."Setelah menangkap SL, kita melakukan pengembangan dan mendapatkan tersangka baru yang meminjamkan senpi rakitan,"ujar Kapolres.


5 orang kawanan rampok bersenjata api (Senpi) membobol rumah Kepala Desa Mekar Sari Kecamatan Selat Penogoan Banyuasin.Satu dari lima pelaku perampokan bersenjata api di rumah Kepala Desa Mekar Sari Kecamatan Selat Penuguan berhasil di bekuk Unit Satreskrim Polres Banyuasin.Pelaku yang berhasil diamankan yakni SL (45 tahun), warga Kelurahan Sukomoro Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin.

Sedangkan 4 orang lainnya yang terlibat masih dalam pengejaran aparat kepolisian.Dikatakan Kapolres,kawanan rampok itu menggunakan 3 senjata api rakitan. Satu diantaranya senjata itu dipinjam dari tersangka FR."Tersangka FR meminjamkan pada BK yang saat ini masih DPO, namun tidak ikut dalam proses pencurian," terang Kapolres.

Penangkapan FR setelah pengembangan tersangka SL pelaku curas yang dilakukan di rumah Karyono Kades Mekar Sari Kecamatan Selat Penuguan yang mengalami luka goresan di kepala dan tangan kiri akibat tembakan.

Selain mengamankan tersangka FR (45) pihak kepolisian sebelumnya telah mengamankan SL (45) dan barang bukti (BB) satu pucuk senpira warna hitam, satu butir amunisi dan satu unit tas.Tersangka FR terjerat pasal (1) undang-undang darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.(redts/ay)



EmoticonEmoticon