08/01/19

Pembangunan Jembatan Musi VI Dihentikan 3 Bulan


PALEMBANG, kb. Com -  Pasca penghentian sementara pembangunan Jembatan Musi VI Palembang, tak ada aktifitas mencolok terlihat pada pengerjaan di pangkal jembatan kawasan Jalan Sultan Mansyur Palembang, Senin (7/1).
Mega proyek itu pun seakan dibiarkan terbengkalai dengan sejumlah bahan bangunan masih berada di lokasi proyek.terlihat puluhan paku bumi dibiarkan tergeletak di bawah jalan pendekat yang belum selesai pengerjaannya dan tak ada seorang pun pekerja yang bertugas sehingga tampak terbengkalai.
Selain itu, lokasi proyek yang semula ditutup menggunakan pagar seng dari Jalan Sido Ing Lautan menuju Jalan Sultan Mansyur pun kini juga telah dibuka kembali.Warga pun mempertanyakan kenapa pengerjaan mega proyek tersebut dihentikan, padahal pembangunan sebentar lagi selesai.
"Informasinya distop selama tiga bulan, lama juga kami harus menunggu. Padahal sudah tidak sabar menanti jembatan Musi VI selesai," ujar Emi warga yang rumahnya terkena pembebasanSeperti diketahui, pembangunan Jembatan Musi VI yang menghubungkan Seberang Ulu dan Ilir hingga kini masih terkendala lahan.
Untuk itu di tahun 2019 ini pembangunan Jembatan Musi VI di stop, karena akan dihitung ulang anggaran yang sudah digelontorkan."Terkait anggaran yang akan dihitung ulang nantinya jika sudah selesai bisa dilanjutkan lagi," ujar Kabid Bimtek PU BM Provinsi Sumsel, Ridwan beberapa waktu lalu. 
Ia menjelaskan, untuk pengajuan anggaranya bisa saja saat ABT (Anggaran Biaya Tambahan) atau jika tidak saat 2020, tergantung kemampuan keuangan dari Pemda.Hal ini dikarenakan untuk di 2019 belum dianggarkan untuk pembangunan lanjutan Jembatan Musi VI.
Ridwan membeberkan, kendala utama lahan belum bebas itu terkait harga yang belum cocok. Untuk saat ini harganya masih sesuai yang dianggarkan sebelumnya. Namun kedepanya baru harganya akan dinilai lagi atau disesuaikan, ketika akan dilanjutkan lagi pembangunannya.
"Terkait pembebasan lahan untuk kontruksi utama jembatan, lahan yang akan dibebaskan tidak banyak hanya tinggal 10 persil lagi. Namun terkait dengan akses pendekat memang yang harus dibebaskan masih puluhan persil lagi," jelasnya.
Sebelumnya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jembatan Musi VI tahun 2018, Fauzi mengatakan, untuk pengerjaan pembangunan Jembatan Musi VI saat ini memang di stop lantaran kontraknya sudah habis akhir 2018.
Kita sudah serta terima pertama (PHO). Jadi anggaran yang sudah dianggarkan yang tidak terpakai pun kita kembalikan. Nominal yang kita kembalikan ke Pemda sekitar Rp 84 Miliar," bebernya.
Sementara itu terkait progres pembangunan Jembatan Musi VI menurut Fauzi, diserah terimakan dalam progres mencapai 84,76 persen.Menurutnya, tahun ini Jembatan Musi VI harusnya sudah selesai. Namun karena masih terkendala pembebasan lahan jadi terhambat pembangunannya dan hanya bisa sampai 84,76 persen.
"Pengerjaan tingal 15 persenan lagi, saya berharap pemerintah bisa melanjutkan pembangunannya. Pengerjaan bisa selesai dalam waktu 5 bulan jika mulus tidak ada hambatan.(red) 


EmoticonEmoticon