21/01/19

Palembang ada Perpustakaan Daerah


Palembang,kb.com - Di Palembang, ada Perpustakaan Daerah (Pusda) dan kini memiliki nama perpustakaan Provinsi.Berbagai buku serta referensi bisa kita temui dan baca sebebasnya di perpustakaan daerah.Perpustakaan daerah Palembang beralamat di Jalan Demang Lebar Daun No 47, Lorok Pakjo Ilir Barat I, Kota Palembang, Sumatera Selatan.Selain itu, seperti diketahui perpustakaan provinsi juga memberikan pinjaman buku pada masyarakat secara gratis.

Namun syaratnya harus wajib menjadi anggota perpustakaan dan dibuktikan dengan memiliki kartu anggota.Kabid Layanan, Otomasi dan Kerjasama Perpustakaan Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel, Dewi kencana wati mengatakan, kartu anggota perpustakaan provinsi dibuat secara gratis.Proses keseluruhan pembuatan kartu juga tidak membutuhkan waktu yang lama yakni hanya kurang dari lima menit saja.

"Jadi sama sekali tidak ada kesulitan untuk menjadi anggota Pusda. Siapapun bisa mendaftar,"ujarnya, Jumat (18/1/2019).Syarat membuat kartu anggota cukup mudah.Hanya dengan menunjukkan KTP atau SIM, selanjutnya pendaftar diwajibkan untuk mengisi data diri pada layar komputer yang telah tersedia.Sementara bagi anak yang belum memiliki KTP atau SIM, bisa membuat kartu dengan menggunakan KTP salah satu orang tuanya.

"Tapi, tidak menutup kemungkinan nantinya anak-anak bisa menggunakan kartu Identitas Anak (KIA). Itu masih menunggu arahan dari pusat,"jelasnya.Setelah proses pembuatan kartu selesai, barulah masyarakat bisa bebas meminjam berbagai buku di perpustakaan daerah.Kecuali buku ensiklopedia dan kamus yang hanya boleh dibaca di tempat.

"Kartu anggota sangat penting dalam setiap transaksi di perpustakaan. Tidak hanya untuk meminjam buku saja, tapi saat baru masuk pun, kartu tersebut harus di scan terlebih dahulu. Fungsinya sebagai keterangan data pengunjung,"jelasnya.Masa aktif kartu juga terbilang lama, yaitu selama satu tahun sejak tanggal pendaftaran."Jadi pemegang kartu wajib memperpanjang kartunya setelah satu tahun masa pendaftaran,"katanya.

Perpustakaan Provinsi memberikan dua pilihan alternatif bagi masyarakat yang ingin meminjam buku.Dewi menjelaskan, alternatif pertama adalah meminjam buku melalui manual yakni dengan cara mendaftarkan buku yang akan dipinjam ke petugas.Sedangkan Alternatif yang kedua adalah dengan menggunakan cara peminjaman mandiri.

Jadi kalau peminjaman mandiri cukup scan kartu pada alat yang telah kami sediakan. Setelah itu scan juga buku yang akan dipinjam.Kemudian struk keterangan waktu peminjaman buku akan keluar dan itu akan jadi pengingat kapan saat mengembalikan buku.
Lama waktu peminjaman buku yaitu selama 7 hari. Maksimal 3 eksemplar dalam satu kali pinjam.Dan bisa diperpanjang dengan masa waktu dua kali perpanjangan.

"Jadi total peminjaman buku bisa sampai dua puluh satu hari,"ungkapnya.Kemudian untuk proses pengembalian pinjaman buku, anggota bisa langsung datang ke petugas untuk mengembalikan buku.Dengan begitu anggota bisa langsung meminjam buku yang lain, karena data peminjaman sudah tidak ada lagi.

Bila terlambat mengembalikan, maka sanksi yang akan dikenakan adalah tidak boleh meminjam buku selama waktu tersebut."Tetap boleh untuk membaca di sini, tapi untuk meminjam tidak boleh karena data peminjaman masih terdaftar di sistem,"jelasnya.(red tribun s)






EmoticonEmoticon