21/08/18

BPOM Temukan Buah Kurma Berkutu



Palembang,kb.com - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Palembang, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, Dinas Kesehatan serta Pemerintahan Kota Palembang mengadakan inspeksi ke beberapa supermarket dalam rang Hari Raya Idul Adha 1439 H tahun 2018.
Dari infeksi di dua lokasi Mall yang di datangi TIm BPOM yaitu Diamond dan Lotte Mart, pada Selasa (21/08) BPOM ditemukan di Diamon 8 item makanan dan minuman kemasan yang izin edarnya sudah habis, satu produk makanan yang kemasannya rusak, 5 item yang tidak memenuhi ketentuan.
“Total produk yang kita amankan sebanyak 305 pieces, dengan nilai ekononi sekitar Rp 10.410.000. Karena izin edarnya sudah habis maka produk makanan dan minuman ini akan ditarik terlebih dahulu,” Ungkap Kepala BPOM Kota Palembang, Dewi Prawitasari kepada media
Dijelaskan Dewi, Delapan produk tersebut yang ijin edarnya habis seperti Champ, Geliahao Manisan Cerry, Ori Coconat Water, Enao, Bumbu Rendang My Taste dan lain-lain. Produk-produk ini untuk sementara akan ditarik terlebih dahulu.
Sedangkan sidak di Lotte Mart. BPOM menemukan pangan yang rusak tidak layak konsumsi kurma 50 karton dan beberapa bungkus kurma curah. “Untuk kurma 50 karton itu sudah ada jamur bahkan ada kutunya. Kurma curahnya juga kemasannya sudah rusak, itu tidak layak dikonsumsi. Kurma ini kami amankan,” bebernya.
“Hasil temuan ini akan kami laporkan ke pusat. Nanti pusat yang akan menindak lanjuti dan mengecek apakah produk-produk tersebut dalam tahap perpanjangan atau tidak. Kalau tidak diperpanjang otomatis semua yang sudah beredar harus ditarik,” Lanjutny.
Dewi menghimbau pangan yang rusak kemasannya, walaupun belum kadarluasa, tidak boleh dijual karena tidak terjamin lagi higienisnya. “Masyarakat jangan tergiur beli 2 gratis satu. Selain itu, jangan tergiur dengan harga murah. Jadi masyarakat harus cerdas dengan mengecek kemasan, label, izin edar dan kadarluasanya,” paparnya.
Sementara itu Manager Grosir Lotte Mart Denny Zulkifli Sinaga mengatakan, kurma yang diamankan BPOM ni sebenarnya berada digudang mau dikembalikan ke Jakarta.
“Untuk produk pangan yang penyok itu ada disatu kardus saja, dari ratusan kardus. Hanya beberapa produk yang didisplay yang penyok. Itu tidak disengaja, ” Tukasnya


EmoticonEmoticon