04/06/18

BBPOM Temukan Makanan Tidak Layak Konsumsi dan Tidak Memiliki Surat Edar di Hypermart dan Transmart



KB-Palembang,  Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Palembang terus melakukan pengawasan terhadap makanan yang dijual selama ramadhan, khususnya jelang lebaran.


Tidak hanya di pasar tradisional, pusat perbelanjaan modern juga menjadi sasaran, dari hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan BBPOM Palembang, menemukan makanan tidak layak konsumsi di beberapa supermarket di Palembang.

Salah satunya adalah, 13 Kilogram sayap ayam berbumbu yang dianggap rusak, dan tidak memiliki izin edar, pangan tanpa kemasan, dan pangan dengan kemasan rusak serta menyegel 110 kg kentang olahan di Hypermart PSX hari ini, Senin (4/6/18).

Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Palembang, Dewi Prawitasari, menerangkan hari ini ada beberapa tempat yang disidak termasuk Transmart dan Hypermart.

Dari kedua tempat ini,  di Transmart, ditemukan tahu formalin dan produk bahan kue yang tidak memiliki izin edar, sedangkan di Hypermart ditemukan ayam olahan yang terlihat sudah rusak.

"Tadi kita amankan 13 Kg ayam olahan. Dimana, ayam itu memang diberi bumbu dan disimpan di lemari pendingin. Tapi, dari warna sudah berubah sehingga sepertinya tidak layak konsumsi. Jadi diamankan dulu. Kentang juga tidak ada izin edar, jadi diamankan dulu," ungkapnya.

Hal yang sama disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang, dr. Letizia sangat menyayangkan temuan sidak hari ini, seperti ayam olahan yang diduga tidak layak konsumsi dan beberapa produk tidak memiliki izin edar. Dimana, itu ditemukan di Supermarket yang memiliki standar.

"Kalo dilihat tadi sepertinya memang warnanya sudah berubah dan tidak layak konsumsi. Kita tunggu hasil dari BBPOM," ungkapnya

Sementara Store General Manager Transmart, Cekly Anggono Raras mengatakan,  pihaknya akan berkoordinasi dengan supplier dan buyer agar kejadian ini tidak terulang lagi.

"Soal tahu, kami tidak tahu formalin atau tidak. Tapi, ini jadi perhatian kami agar tidak terjadi lagi," ulasnya.

Sedangkan Iwan Ananda, Store Manager Hypermart mengaku, kalau untuk izin itu sebenarnya ada namun pihaknya akan koordinasi lagi dengan importir.

"Kalau ayam itu kondisinya masih bagus, itu ayam sudah dikasih bumbu. Tapi memang ayam itu belum ada izin edar, dan ini kami sedang koordinasikan untuk izinnya,” bebernya.

Sidak yang dilaksanakan hari ini, merupaka sidak gabungan antara BBPOM, Pemerintah Provinsi dan Kota Palembang untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akan berbelanja jelang lebaran

Kegiatan dipimpin oleh Sekda Provinsi Sumsel, Nasrun Umar didampingi Sekda Kota Palembang, Harobin Mastofa. [sri]


EmoticonEmoticon