08/05/18

Masyarakat Muara Sugihan Berdoa Untuk Kemenangan Askolani-Slamet



Pangkalan Balai,kb - Ribuan masyarakat Kecamatan Muara Sugihan mendoakan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati H Askolani-H Slamet terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin periode 2018-2023. 
Dengan harapan dibawa kepemimpinan Solmet, Kabupaten Banyuasin menjadi Kabupaten yang berdayasaing, aman nyaman, guyup,kreatif dalam bingkai iman dan taqwa guna mencapai masyarakat yang adil dan sejahtera.
Doa ini dikemas dalam acara Dzikir Akbar dan Doa Bersama yang dipimpin
KH Achmad Muzaki Syah pimpinan Ponpes Al Qodiri Jember Jawa Timur yang dipusatkan di Desa Cendana Kecamatan Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin, Senin (7/5).
H Askolani-H Slamet dengan memakai baju putih lis merah yang menjadi ciri khasnya nampak disambut masyarakat eks transmigrasi tersebut. Bahkan personil Banser NU tidak ketinggalan mengawal dan menyambut pemimpin Banyuasin tersebut."Dengan doa dan dukungan kita semua, Paslon Nomor Urut 5 H Askolani-H Slamet akan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin, "kata KH Achmad Muzakki Syah.
Dikatakan Ustad Muzakki, pemimpin itu harus memahami persoalan yang ada di Kabupaten Banyuasin dan mengerti akan tugas dan tanggungjawab. Artinya dari segi pendidikan dan pengalaman harus mumpuni disamping dia sosok yang taat dalam beragama. "Saya melihat H Askolani-H Slamet sosok yang taat beragama, sholatnya tidak perna tinggal, sodakohnya rajin dan rasa kemanusiaannya tinggi. Dari pendidikan dan pengalaman saya kira semua sudah tau dan tidak perlu diragukan lagi kedua sosok ini, "katanya.
"Ingat kalau kita memilih pemimpin yang tidak memahami bukan ahlinya maka sebuah daerah itu akan hancur, ini janji allah. Maka kalau kita memilih pemimpin yang tidak paham dan dia gagal maka kita yang memilih dia ikut berdosa. Jadi hati-hati, "tegasnya.
H Askolani didampingi H Slamet didepan ribuan masyarakat Muara Sugihan menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan doa yang dilakukan masyarakat Muara Sugihan. Dengan dukungan yang luar biasa ini, aura kemenangan sudah di depan mata. " Aura kemenangan sudah terus mendekat dan sudah masuk dalam pagar kita, maka saya bersama pakde Slamet memgucapkan terima kasih dan terus kompak, terus berdoa dan mencoblos nomor 5 pada tanggal 27 Juni 2018 nanti. Ajak sanak keluarga, tetangga dan kerabat karena kemengan Solmet adalah kemenangan rakyat Banyuasin, kememangan masyarakat Muara Sugihan, "katanya.
Kenapa rakyat Banyuasin harus memilih dan mempercayai Solmet untuk jadi Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin 2018-2023? Karena Solmet jelas Askolani pasangan yang sempurna yang menggambarkan keterwakilan daerah daratan dan wilayah Perairan Banyuasin. Pasangan Solmet adalah pasangan ideal yang berpengalaman di bidang pemerintahan. Dirinya dua periode menjadi pimpinan DPRD Banyuasin begitu juga H Slamet pernah menjadi Ketua DPRD Banyuasin dan DPRD Sumsel. "Dengan menjadi pimpinan dewan kami memahami birokrasi pemerintahan, keuangan dan anggaran serta telah memilih berbagai langkah untuk menyelesaikan persoalan yang ada di Kabupaten Banyuasin, dan dari segi akses kami punya chanel luas baik di Provinsi maupun pusat sehingga akan muda untuk mendatangkan dana pusat (APBN) untuk menopang APBD dalam membangun Kabupaten Banyuasin ini, "katanya.
Selain itu, terang Askolani. Pasangan Solmet telah menjelaja seluruh pelosok pedesaan Banyuasin, bahkan dari 304 desa kelurahan semuanya penah kami datangi bahkan ada yang puluhan kali, sehingga mereka berdua tau persoalan dan langka yang akan dilakukan kelak jika dipercaya menjadi Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin. 
" Tujuh program pokok yang kami rangkum dalam Visi Misi Banyuasin Bangkit Adil dan Sejahtera 2018-2023, merupakan hasil rangkuman aspirasi masyarakat yang ada di 304 Desa dan Keluarahan di 19 Kecamatan Banyuasin. Artinya program yang kami buat merupakan program aspirasi masyarakat, yang terukur dan terencana dengan baik, "katanya.
Tujuh Program Prioritas
Didepan masyarakat Muara Sugihan, H Askolani menegaskan komitmennya untuk mewujudkan Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera 2018-2023. Dengan konsep membangun desa dan memajukan Kota sehingga adanya pembangunan yang merata disegala bidang.
" Komitmen ini akan dilaksanakan dengan tujuh program prioritas yakni program infrastruktur bagus, program prima Banyuasin, program Banyuasin Cerdas, program Banyuasin sehat, program petani bangkit,Dibidang pelayanan publik dan program Banyuasin relegius, "katanya.
Program infrastruktur bagus terang Askolani pemerataan pembangunan jalan terutama jalan Kabupaten 1000 km dalam dua tahun, peningkatan kualitas jembatan dan pembangunan jembatan baru penghubung daerah terisolir. Lalu mengbangkan sistem transportasi sungai dengan menyediakan Bus Air, menata wilayah perkotaan dan mempercepat kawasan ekonomi khusus (KEK) Tanjung Api-api. "Perbaikan dan pembangunan jalan dan jembatan menjadi prioritas untuk membangkitkan perekonomian masyarakat, "katanya. 
Program Prima Banyuasin jelas Mantan Ketua Kadin pertama Kabupaten Banyuasin ini, Solmet akan melakukan pemberdayaan ekonomi bagi petani, pekebun,nelayan dan usaha mikro berupa akses pinjaman tanpa anggunan. Kemudian menciptakan 25.000 wirausaha baru melalui program inkubasi bisnis yang ada di setiap kecamatan. " Peningkatan investasi dibidang pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan juga akan kita lakukan, "katanya.
Dibidang pendidikan, Solmet membuat program Banyuasin Cerdas. Melalui program ini akan dilakukan penyempurnaan program sekolah gratis yang berkopetensi, berkarakter dan unggul. Nanti akan ada kartu Banyuasin Cerdas untuk bantuan beasiswa, perlengkapan sekolah gratis nagi pelajar SD sampai dengan SMA sederajat. " Kesejahteraan guru akan kita tingkatkan termasuk kopetensinya. Untuk guru Honor intensifnya akan di tingkatkan, "terangnya.
Sektor kesehatan, Solmet membuat program Banyuasin Sehat dimana langka yang akan dilakukan yakni puskesmas rawat inap, pelayanan 24 jam dan 7 hari operasional. Rumah sakit pratama disetiap kecamatan. "Nanti masyarakat miskin yang berobat cukup menunjukan e-KTP Banyuasin, dan mendapat layanan gratis, "tegasnya seraya menyebut akan melakukan revitalisasi Posyandu Multifungsi dan ambulan dan ambulan air gratis di setiap kecamatan.
Program Petani Bangkit jelasnya pemerataan sistem resi gudang berupa jaminan produksi dan harga pasca panen, membuat kelompok wilayah pertanian sesuai dengan potensi, membangun sistem irigasi terpadu dan bantuan alat pertanian, bibit unggul dan pupuk kepada petani. Serta meningkatkan produktivitas pertanian dengan mengembangkan sistem budidaya dua kali tanam empat kali panen dalam setahun. Dan program Satu KK Petani satu Ekor Sapi.
Dibidang pelayanan publik, lanjut Askolani, Solmet akan menerapkan sistem pemerintahan terbuka. Dimana nantinya menerapkan Open Goverment untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas tata kelola pemerintahan. " Disetiap kecamatan akan menggunakan sistem online sehingga pelayanan perijinan dan lainnya terhubung satu pintu di setiap kecamatan dan terintegrasi dengan Kabupaten, " katanya.
Solmet tambah Askolani tidak hanya pembangunan fisik namun juga memperhatikan pembangunan mental spiritual dengan program Banyuasin Religius. Melalui program ini pemantapan harmonisasi kehidupan antar umat beragama, rasa saling percaya, toleransi dan tenggang rasa. Pengembangan gerakan  Magrib Mengaji. "Kita juga akan melakukan peningkatan dan penguatan ponpes melalui gerakan penghafala  dan pengkajian Al Quran. Termasuk peningkatan insentif bagi guru ngaji, ustad dan ustazah, "tandasnya. (Ay)


EmoticonEmoticon