09/03/18

Askolani Mendatangi Kakak Beradik Yang Menderita Lumpuh



Banyuasin,Kb -  keluarga Mat Zani (55) dan Nismawati (41) warga RT 02 RW 02 Desa Sukarela Kecamatan Rantau Bayur harus diuji. Betapa tidak, dua anaknya menderita lumpuh sejak dilahirkan.Tak adanya biaya membuat petani karet ini pasrah dengan kondisi kedua buah hatinya.

Kedua kakak beradik yang kini tak mampu beraktivitas normal itu adalah Daud Dasyim (23) dan Hoiriah (13) yang kini hanya berdiam diri di rumah tak bisa lepas dari kedua orang tuanya.Kondisi Daud,tubuhnya hanya tinggal kulit membalut tulang, kaki dan tanggannya tak bisa normal.Tak hanya itu, sekujur tubuh, tangan dan kakinya muncul luka akibat gatal. Bahkan di bagian kakinya nampak koreng yang basah sedikit bernanah. Bukan hanya itu, Daud juga tak bisa berbicara

Tak jauh berbeda dengan kakaknya, Hoiriah, pun tak bisa berdiri karena kondisi kakinya yang mengecil hingga tak bisa berdiri.Namun, Hoiriah sedikit lebih beruntung, dari sang kakak yang hanya tergolek lemah di tempat tidur. Hoiriah masih bisa duduk, bahkan mampu menjaga kakaknya saat kedua orang tuanya pergu menjadi buruh sadap karet.

Zaini, bercerita jika kesehatan kedua anaknya itu sudah terjadi sejak dilahirkan. Mski telah berupaya untuk menyembuhkan anaknya, namun hingga kini tak membuahkan hasil. Akibatnya, pengobatan pun dihentikan sejak 4 tahun yang lalu.

“Sudah sejak dilahirkan kondisinya memang ada kelainan.Tapi Daud dan Hoiriah masih bisa menggerakkan tangan dan kakinya.Bahkan masih bisa terdengar suaranya saat menangis. Tapi lama kelamaan makin kesini,Daud tak bisa lagi berbicara. Sedangkan Hoiriah hanya mengeluarkan suara isyarat saja kalau mau apa-apa,” jelasnya, saat Calon Bupati Banyuasin, Askolani menyambangi rumahnya, Kamis (8/3) kemarin.

Calon Bupati Banyuasin,Askolani yang berkesempatan menjenguk di kediaman dua kakak beradik itu,2 sangat prihatin dengan kondisi Daud dan Hoiriah. Menurut dia, keluarga miskin seperti ini harus menjadi perhatian pemerintah.(red/ay)


EmoticonEmoticon