15/02/18

Agus Yudiantoro-Hazbi dan Husni Thamrin-Supartijo Belum Serahkan Rekening Dana Kampanye


Pangkalan Balai,kb - Dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin Drs Agus Yudiantoro - Hazuar Bidui dan HM Husni Thamrin - H Supartijo belum menyerahkan rekening khusus dana kampanye dan laporan awal dana kampanye (LADK) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyuasin.
Kedua paslon ini dinilai tidak taat aturan sebagaimana diatur dalam PKPU Nomor 5 tahun 2017 tentang dana kampanye,mengingat batas waktu penyerahan dan laporan rekening dana Kampanye paling lambat, Rabu (14/2) kemarin pukul 18.00 wib sesuai surat KPU Banyuasin Nomor 066/HK.05-SD/1607/Kab.BA/II/ 2018 tertanggal 12 Februari prihal Pemberitahuan pembukaan rekening Khusus dana kampanye dan LADK.
Ketua KPU Banyuasin Dahri melalui Komisioner Salinan S.Sos Msi saat di konfirmasi awak media, Kamis (15/2) mengakui jika kedua paslon tersebut belum menyerahkan rekening khusus dana kampanye yang nantinya akan menjadi lampiran LADK dan LPPDK.
" Ya, Dua Paslon yang belum serahkan rekening khusus dana Kampanye, dan laporan awal dana kampanye (LADK).kedua paslon ini,paslon no urut 1 Drs Agus Yudiantoro - Hazuar Bidui dan paslon nomor urut 3 HM Husni Thamrin - H Supartijo  "kata Ketua KPU Banyuasin Dahri melalui Komisioner Salinan S.Sos Msi saat di konfirmasi awak media, Kamis (15/2).
Dijelaskan Salinan,bahwa kedua paslon ini sudah memenuhi sejumlah aitem yang mesti diserahkan paslon kepada KPU,kedua paslon ini hanya belum menyerahkan laporan awal dana kampanye dan rekening dana kampanye saja."Artinya mereka sudah menyerahkan aitem yang lain, namun belum lengkap dan kita tunggu hari ini, "katanya.
Namun sikap yang ditunjukan KPU ini, dinilai tidak taat aturan dan terkesan tidak kosisten dengan aturan yang mereka buat."Jelas-jelas di surat KPU Banyuasin Nomor 066/HK.05-SD/1607/Kab.BA/II/ 2018 tertanggal 12 Februari 2018, bahwa Paslon menyampaikan LADK kepada KPU paling lambat satu hari sebelum masa kampanye yaitu tanggal 14 Februari 2018 paling lambat pukul 18.00 wib, "kata Budi politisi PPP
Artinya dengan KPU memberi waktu satu hari kepada kedua paslon, maka KPU tidak konsisten dengan aturan yang dia buat sendiri."Apalagi Bawaslu pusat dengan tegas menyatakan bahwa bagi Paslon yang belum menyerahkan laporan rekening dan dana kampanye bisa di diskualifikasi, seharusnya KPU jangan bermain dengan aturan yang sudah ada,"tegasnya.
Dan jujur saja lanjut Budi dirinya punya rekeman hasil komunikasi dengan salah satu tim paslon yang mengakui jika mereka belum menyerahkan dokumen dana kampanye dan rekening kepada KPU."Jadi kami harap, KPU konsisten dengan aturan yang mereka buat sendiri, agar pilkada ini hasil benar-benar berintegritas, "tandasnya. (Redt/ay)


EmoticonEmoticon