30/12/17

Yasinan dan Sedekah Kampung Ala Masyarakat Ujung Tanjung Sambut Tahun Baru 2018

Banyuasin, Kabarbanyuasin.com - Kemeriahan jelang  tahun baru 2018 yang akan datang, ratusan warga Desa Ujung Tanjung kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin gelar shalat mahgrib berjamaah,  baca surat Yasin berjemaah dan  sedekah kampung.

Rusman Hakim Kepala Desa Ujung Tanjung mengatakan tujuan dari baca surat yasinan berjamaah dan sedekah kampung yang sudah menjadi tradisi atau agenda tahunan masyarakat bertujuan agar Masyarakat Desa Ujung Tanjung pada tahun 2018 akan datang dapat damai, tentram, sejahtera dan terhindar dari segala bala.

" ini bentuk fuji dan syukur kita kepada Allah SWT atas apa yang telah dia curahkan kepada masyarakat selama ini. Muda-mudahan dengan akan berahirnya tahun 2017 dan datangnya tahun 2018 masyarakat dapat hidup damai, sejahterah dan selalu menjaga kerukunan" ujar Rusman Hakim kepada awak media jum'at malam (29/12).

Lanjut dia, acara yasinan ini di hadiri oleh Wakil DPRD Banyuasin H. Askolani Jasi, guru besar pondok pesantren Nurul Iman KH. Belian yang di wakilkan oleh Ustadz Sili, tokoh masyarakat, Ulama dan Masyarakat serta seluruh perangkat Desa Desa Ujung Tanjung.

" kami ucapkan selamat datang kepada wakil ketua DPR, beliau ini sudah banyak membantu membangun Desa Kita, semoga dengan adanya Bantuan-bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat dan desa kita dapat lebih baik lagi kedepannya" imbuhya.

Zulkipli. HR Tokoh Masyarakat sekaligus mantan kepala Desa ke Dua Desa Ujung Tanjung berdiri, dirinya berharab kepada H. Askolani wakil ketua DPRD Banyuasin kedepan dapat lebih giat lagi membangun Kabupaten Banyuasin khususnya Desa Ujung Tanjung. " kami sudah dengar dari kepala Desa nak Askolani banyak membantu dan membangun Desa Ujung Tanjung, kedepan semoga harapan kami masyarakat, Askolani dapat membawa Banyuasin lebih baik dan sejahtera." tegasnya

Sementara itu H. Askolani Jasi wakil ketua DPRD Banyuasin menjelaskan bahwa apa yang ia berikan dan bangunkan semata-mata demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

" Kalau bicara soal Banyuasin saya sendiri merasa malu, karena hingga sekarang kota Banyuasin belum kelihatan wajanya sebagai ibu kota kabupaten, namun saya yakin dan percaya muda-mudahan dengan do'a masyaramat apa yang bapak ibu harapkan akan kita usahakan" imbuhnya 

Lanjut dia dirinya berpesan kepada masyarakat agar jaga kekompakan, jaga persatuan jangan samapai karena tahun politik atau tahun pilkada masyarakat terpeca belah oleh orang-orang yang ingin merusak Kabupaten Banyuasin.

" bulatkan tekat satukan niat menuju banyuasin yang tertib dan damai, pilkada hanaya sesaat namun persaudaraan tetap sampai mati" pungkasnya. (KmKB)


EmoticonEmoticon