20/12/17

Terkait Pemalsuan Dukungan Perseorangan, Anggota DPRD Ini Lapor Panwaslu


Banyuasin,KB - Jupriady, warga Rt 24 Rw 06 Kelurahan Rimba Asam Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin, Rabu (20/12/2017) mendatangi Kantor Panwaslu Kabupaten Banyuasin guna melaporkan pemalsuan dukungan yang dilakukan tim bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuasin jalur perseorangan H Buya Husni Thamrin dan Ir H Supartijo.
Anggota DPRD Banyuasin dari fraksi PDIP ini, datang didampingi Istrinya Yeni Susanti dan adik iparnya Mulyadi yang juga menjadi korban pemalsuan. Dan kedatangan mereka diterima oleh Anggota Panwaslu Banyuasin Ibzani HS didampingi staf panwas Arman Sakri.
Di Panwaslu, Jupriadi memberikan bukti-bukti pemalsuan berupa daftar foto copy dukungan, lembar tandatangan yang dipalsukan form model  BA 1 KWKP dan lampiran Model BA 5 KWK Perseorangan. Dan membawa empat orang saksi. 
"KTP dan tandatangan saya dan keluarga di palsukan mendukung Pasbalon Buya Husni dan Supartijo, saya tidak senang dan nama saya selaku pribadi dan kader partai merasa di cemarkan,"katanya.
"Maka ini akan saya tuntut baik secara administrasi pelanggaran pemilu maupun tindak pidana pemalsuan tandatangan dan penggunaan KTP tanpa hak,"tegasnya.
Untuk itu lanjut Jupriady, dirinya minta Panwaslu melalukan tindakan tegas sesuai dengan kewenangannya karena ini sudah menjadi pelanggaran pemilu dqn bukti-bukti sudah diberikan.
 "Dengan laporan ini, saya ingin tau foto Copy KTP saya dan keluarga saya ini dapatnya dari mana, dan para pelaku di tindak sesuai dengan hukum yang berlaku," tegasnya.
Anggota Panwaslu Banyuasin Devisi Pencegahan Ibzani HS mengatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut dengan nomor laporan 001/LP/PB/KAB/06.05/XII/2017 tanggal 20 Desember 2017.
"Laporan ini telah kami terima dan akan kami tindaklanjuti, mengingat sudah terlampir bukti material dan formilnya,"katanya.
Selanjutnya nanti terang Ibzani, laporan ini akan ditindaklanjuti bagian penindakan dengan memanggil pihak  terlapor, dan pemanggilan para saksi-saksi termasuk PPS Rimba Asam akan dimintai keterangan.
"Dari hasil pemeriksaan saksi dan bukti ini, akan dibawa ke Pleno Panwaslu apakah pelanggaran pidana, kode etik atau administrasi,"jelasnya. (iz)


EmoticonEmoticon