19/12/17

Dimakan Usia, Atap Kelas Ponpes Di Banyuasin Runtuh



Banyuasin, KB - Tak ada angin dan tak ada hujan, atap gedung Pondok Pesantren Nurul Muhajirin di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, tiba-tiba runtuh. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Atap gedung runtuh termakan usia. 

"Bangunan ini sudah dari 1980-an. Ada kemungkinan runtuh karena usia gedung yang sudah tua atau sudah tidak sanggup menahan beban genteng (atap). Ada dua gedung yang atapnya runtuh dan ada pula dua gedung memprihatinkan dengan kondisi atap yang sama," kata Kepala Sekolah Pondok Pesantren Nurul Muhajirin, Muhammad Taufik, saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (19/12/2017) seperti dilansir detik.com.

Atap gedung yang runtuh secara tiba-tiba ini adalah gedung perpustakaan dan kantor guru. Atap ini runtuh saat siswa yang melaksanakan ujian semester baru pulang sekolah dan tidak ada aktivitas di sekitar, sehingga tidak ada korban jiwa.



Akibat peristiwa ini, ujian semester siswa terganggu karena siswa tidak dapat menggunakan perpustakaan untuk belajar. Selain itu, ada atap dua gedung belajar yang diketahui hampir runtuh karena tidak sanggup menahan beban.

"Aktivitas belajar-mengajar ya terganggu, siswa harus ikut gotong-royong membersihkan puing-puing bangunan yang terkena dampak dan ruang belajar juga yang atapnya hampir runtuh. Padahal saat ini siswa sedang melaksanakan ujian semester, jadi perpustakaan tidak bisa dipakai," sambungnya.

Atas peristiwa ini, Taufik mengaku telah berkoordinasi dengan pihak yayasan dan Dinas Pendidikan Banyuasin agar sekolah dapat segera diperbaiki, sehingga aktivitas belajar-mengajar dapat berjalan normal kembali seperti biasa. 
(dtk)


EmoticonEmoticon