13/07/17

Askolani Jasi : Makanan dari Desa Enak dan Segar

Banyuasin, Kabarbanyuasin.com  - Bakal calon Bupati Banyuasin H Askolani Jasi SH MH dalam waktu dekat ini akan mengambil formulir balon Bupati di DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Banyuasin. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komunikasi dan silaturahmi politik untuk bersama-sama PDI Perjuangan dalam membangun Banyuasin yang lebih maju dan lebih baik kedepan. "Saya akan ambil formulir Balon Bupati di PKB, insyaallah dalam waktu dekat ini,"kata Askolani kepada awak media, Rabu (12/7/2017).

Prinsipnya terang Askolani membangun Kabupaten Banyuasin tidak bisa hanya dilakukan satu partai,akan tetapi harus melibatkan banyak partai dan komponen masyarakat secara luas. "Maka saya ajak Parpol lain untuk bergerak dan berpikir bersama-sama demi Banyuasin yang kita cintai ini," kata mantan Ketua Kadin Banyuasin pertama ini.

Selain PDIP lanjut Wakil Ketua DPRD Banyuasin ini, dirinya sudah mengembalikan formulir di Partai Demokrat, Partai Nasdem,PPP,Gerindra,Partai Hanura, dan PAN . "Di Golkar saya sudah ambil formulir dan rencananya akan ambil juga formulir Balon Bupati di PKB," kata suami Hj Heriyati ini.

Terkait dukungan parpol, Askolani optimis dirinya masuk dalam  kategori calon yang diinginkan. Mengingat dikenal dan mengenal Banyuasin. Memiliki kemampuan kepemimpinan yang baik dan mendapat dukungan masyarakat terbukti dua periode pimpinan dewan dan menambah jumlah kursi DPRD Banyuasin pada pileg 2014 lalu. Dan dari segi pendidikan cukup mumpuni yakni Pasca sarjana hukum Unsri. 

"Setiap partai ada mekanisme, namun hasil survey kadang kalah menjadi bahan acuan parpol dalam mendukung calon. Dan alhamdulillah saya berdasarkan survey Indobarometer dan Indeks politica lembaga survey nasional cukup baik yakni pada angka 30 persen baik di kenal maupun dari segi elektebilitas. Dan saya yakin akan semakin meningkat," jelasnya.

Dan masyarakat tahu siapa dirinya lanjut Askolani. Karena sejak menjadi dewan pada pileg 2009 dirinya selalu turun ke masyarakat dan tidak segan-segan berbaur dengan mereka. "Kita anak desa, jadi sudah terbiasa berbaur dengan mereka yang ada di desa dan pelosok. Kalau saya lumpur,kotor itu sudah biasa," katanya. (S_ REd/DtkS)


EmoticonEmoticon