03/07/17

Askolani Jasi Ambil Formulir Ke Hanura


Banyuasin, KB - Wakil Ketua DPRD Kabupaten H Askolani Jasi mengambil formulir bakal calon Bupati Banyuasin periode 2018-2023 di DPC Partai Hanura. Dimana sebelumnya Ketua DPC PDIP Banyuasin ini mengembalikan formulir balon Bupati di DPD PAN Banyuasin.

Kedatangan  H Askolani Jasi di sekretariat Hanura ini bersamaan dengan kedatangan balon Bupati H Arkoni MD, sehingga proses pengambilan formulir dilakukan secara bersamaan dan sekaligus memberi contoh kepada masyarakat bahwa persaingan dalam Pilkada tidak mesti bermusuhan, tidak mesti saling menjelekkan namun persaingan itu menjadi penyemangat untuk berbuat yang terbaik dengan menjual program yang bisa menyakinkan masyarakat. " Bersaing itu tidak Mesti Bermusuhan,"kata H Askolani Jasi didepan panitia penjaringan DPC Partai Hanura Banyuasin,Senin (3/7/2017).

Dijelaskan Askolani bahwa Politik hanya urusan dunia sedangkan Urusan kekeluargaan dan persahabatan merupakan urusan dunia dan akhirat. "Saya hari ini ambil formulir pas berbarengan dengan Kanda H Arkoni. Hubungan kekeluargaan,pertemanan tidak akan rusak gara-gara politik. Dan kami yakin Hanura telah teruji dan akan profesional dalam memberikan rekomendasi, siapapun yang di rekomendasi kita dukung. Karena prinsipnya harus saling jaga saling asuh dan saling asah. Dan ingat Banyuasin harus kondusif,"tegas suami Hj Heryati ini didampingi timnya Arisa Lahari, Juprianto,Dewa Arifin, Herman Toni dan Nachung Tajudin

Kembali ditegaskan Ketua Kadin Pertama Kabupaten Banyuasin ini bahwa membangun Banyuasin tidak bisa sendiri namun mesti dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. "Seluruh Partai kita rangkul, karena bangun Banyuasin harus bersama-sama,"katanya.

Dalam kesempatan ini juga Askolani mengajak tim sukses balon yang lain juga untuk sama-sama memberikan pendidikan politik bagi masyarakat. "Sampai saat ini belum ada calon semuanya masih bakal calon,artinya masih dua kemungkinan benar-benar maju atau tidak. Bahkan bisa berpasangan jika maju pada Pilkada nanti semuanya ada kemungkinan. Maka sangat tidak elok kalau sudah saling menjelekkan satu sama lain. Dan ingat sebelum KPU menetapkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati maka belum bisa dikatakan lawan politik,"katanya.

Untuk itu, dirinya menekankan tim sukses dan simpatisannya mengedepankan kebersamaan dan semangat yang sama untuk membangun Banyuasin yang lebih baik. "Saya sedih, sejumlah baliho sudah saling rusak, di media sosial sudah saling menjatuhkan. Ini sebuah kondisi yang tidak baik bagi Kabupaten Banyuasin, maka saya tekankan tim sukses saya untuk membuang jauh-jauh sikap seperti itu, bila perlu kalau ada baliho kandidat lain yang roboh kita benari, jangan malah dirobek atau diinjak-injak,"tandasnya. (iz)


EmoticonEmoticon