05/06/17

Ketika Hj Heryati Askolani Menyemangati Midun Penderita Gagal Ginjal



Pangkalan Balai, KabarBanyuasin.com Midun (20), penderita penyakit gagal ginjal ini kembali semangat, dia nampak punya energi untuk sembuh setelah di kunjungi Hj Heryati istri Wakil Ketua DPRD Banyuasin H Askolani Jasi, di kediamannya Rt 17 Rw 04 Kelurahan Pangkalan Balai Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin,Senin (5/6/2017).

Putra bungsu dari lima bersaudara dari Abdul Gani (Alm) dan Ratna ini telah menderita gagal ginjal sejak tiga tahun terakhir dan biaya pengobatan memang sudah ditanggung BPJS, namun yang menjadi persoalan biaya lain yang cukup memberatkan pihak keluarga.
Dalam kunjungan ini, Hj Heryati ini nampak tidak henti memberikan suport dan dukungan moril. 

"Dek, segalo penyakit itu ada obatnya, adek harus lawan dan idak boleh nyerah,"kata ibu lima anak ini.

"Tugas kito berusaha dengan pengobatan dan selajutnya serahkan dengan allah swt, karena itu kehendak dio,"katanya.

"Jangan lupo sholat dan berdoa, karena pada dasarnya allah memberikan cobaan karena dia sayang dengan kita, ya mungkin ado hikmah dibalik ini semuanya,"katanya.

"Jadi harus semangat,biar keluargamu jugo semangat,"kata Hj Heryati.

Dalam kesempatan ini, istri H Askolani ini menyerahkan bantuan untuk membantu pengobatan Midun. 

"Mudah-mudahan bantuan sekedarnya ini dapat meringankan biaya perobatan Midun" terang Hj. Heryati.    

Dikatakan Heryati, bahwa dirinya kesini datang untuk mewakili suaminya H. Askolani, melihat dan meninjau keadaan Midun.  

"Setelah kita lihat memang sangat membutuhkan uluran tangan dari para dermawan, kodisi Midun ini memang sudah sedikit mengkhawatirkan. Kita sama-sama berdoa semoga cepat diberikan kesehatan oleh Allah SWT." terang dia.
    
Ratna ibu Midun menyampaikan rasa  terima kasih atas kunjungan ibu dewan ini,  karena selama ini baru pak H Askolani yang perduli terhadap kondisi anaknya.   

"Terimakasih Bu untuk waktunya mau datang dan meninjau Midun, mudah-mudahan apa yang menjadi harapan di ijabah oleh Allah SWT," cetusnya sembari berurai air mata.

Dikatakannya yang menjadi kendalanya selama ini adalah soal biaya pengobatan, biarbun memakai BPJS namun masih banyak menebus obat luaran diluar jangkauan BPJS itu sendiri.   

 "Obatnya itu ada yang seharga Rp 300 rb tablet. Rasanya berat saya ngak mampu  dan merasa kewalahan untuk membeli dan  biayai pengobatan tersebut" terangnya.

" Mudah-mudahan dengan kedatangan pak Askolani yang diwakili istri ini membawa berkah dan Rahmat dari Alloh SWT untuk kesembuhan Midun" pungkasnya. (iz)


EmoticonEmoticon