05/06/17

Dukung Perjuangan Suami, Hj Heryati Askolani Kembalikan Formulir Pencalonan


Banyuasin, KabarBanyuasin.com - Wakil Ketua DPRD Banyuasin
 H Askolani Jasi maju sebagai calon Bupati Banyuasin pada Pilkada 2018. Hal ini mendapat dukungan dari istri,anak dan keluarga besarnya. Hal ini tergambar dari proses pengembalian formulir di DPC PDIP Banyuasin yang di wakili oleh sang istri Hj Heryati. 

"Saya mengembalikan formulir balon Bupati Pak H Askolani, "kata Hj Heryati kepada awak media.

Dirinya sengaja datang sebagai bentul suport dan dukungan atas rencana suaminya yang akan mengabdikan diri untuk membangun Banyuasin lima tahun kedepan. "Kalau pengambilan formulir dihadiri langsung pak Askolani,maka pengbaliannya saya yang melakukannya. Ini bentuk kekompakan kami sebagai keluarga,dan kebetulan pak Askolani tidak bisa hadir karena menghadiri acara Haul bung Karno di Blitar Jawa Timur,"katanya.

Sebagai seorang istri tegas Hj Heryati,dirinya siap memberikan doa restu dan mendukung secara lahir bathin. "Karena beliau tujuannya baik, untuk membawa perubahan bagi Banyuasin dan mensejahterakan masyarakat,maka saya dan anak-anak sangat mendukung, dan mudah-mudahan niat baik beliau di ridhoi allah swt,"katanya.

H Askolani Jasi dihubungi terpisah mengatakan, sejak berhasil memekarkan diri dari Kabupaten Musi Banyuasin pada tahun 2002 belum banyak perubahan berarti yang terjadi di Banyuasin. Memang umur Kabupaten Banyuasin belum seberapa dibandingkan dengan Kabupaten lainnya tapi dengan segala Potensi yang dimiliki oleh Kabupaten ini seharusnya kita sudah bisa mengejar ketertinggalan paling tidak dengan kabupaten kabupaten tetangga yang ada di Provinsi Sumatera Selatan. Kedepannya Kabupaten Banyuasin harus bisa melakukan percepatan dan sinkronisasi program pembangunan secara terintegrasi di segala sektor. Inilah yang mendasari kami membuat Visi Banyuasin Bangkit. Banyuasin BANGKIT merupakan visi pembangunan di Banyuasin kedepan yang kami tawarkan kepada masyarakat Banyuasin dan kami yakini dapat memberikan perubahan signifikan pada pembangunan di Bumi Sedulang Setudung Banyuasin beberapa tahun kedepan. "Secara harfiah Bangkit diartikan sebagai ‘bangun dari tidur’ lalu berdiri dan bergerak. 

Hal ini mengambarkan bahwa sudah saatnya Banyuasin untuk bangkit dari tidur panjang nya, berkerja keras dan cerdas mengejar ketertinggalan. BANGKIT juga adalah akronim dari Berdayasaing, Aman, Nyaman, Guyub, Kreatif, ber Iman dan Taqwa yang merupakan Intisari dari Visi dan Misi yang kami tawarkan untuk membangun Banyuasin lebih baik lagi,"jelasnya.

Berikut penjelasannya :


-BERDAYASAING, kabupaten Banyuasin harus dapat meningkatkan daya saingnya secara lokal, nasional ataupun Internasional. Untuk dapat meningkatkan daya saing maka diperlukan akselerasi dan sinkronisasi pembangunan di semua sektor. Sektor Infrastruktur, Pertanian & Perkebunan, Pendidikan, Kesehatan dan Pariwisata serta Pemuda dan Olah Raga akan menjadi Program prioritas. Infrastruktur jalan dan jembatan yang baik terutama di pedesaan akan mendukung pergerakan perekonomian, kami akan melibatkan pihak swasta dan investor untuk dapat membantu membantun jalan dan jembatan di Kab Banyuasin sehingga tidak 100% tergantung dari APBD. Beberapa titik jalan baru juga akan di buka yang selama ini menginsolir beberapa daerah di Banyuasin. Untuk pertanian akan dikembangkan Integrated Farming. Seperti Karet, program pemberdayaan bagi petani mulai dari penyuluhan, bantuan peralatan yang dapat meningkatkan kualitas karet, sampai membantu membuka channel penjualan karet secara nasional dan internasional sehingga harga karet di masyarakat menjadi lebih baik dan sustain.

- AMAN dan NYAMAN, kami akan membangun Smartcity dan Smart Village yang akan di integrasikan dengan kepolisian untuk mewujudkan rasa aman bagi masyarakat dengan program neighborhood watch program. Program ini merupakan program pencegahan kejahatan kriminal dengan kegiatan yang berbasis pemberdayaan masyarakat sehingga indentifikasi dan antisipasi kejahatan bisa ketahui sejak dini. Selain itu komitmen dalam memberantas segala bentuk praktek Korupsi di pemerintahan dengan menerapkan Good Governance yakni melakukan penyempurnaan terhadap Open Government dan e Budgeting sehingga transparansi dan akuntability pemerintahan menjadi lebih baik. Rasa aman beraktifitas dan rasa aman di birokrasi ini diharapkan akan mengundang investor untuk masuk dan menanamkan modal nya di Banyuasin.

- GUYUB, secara harfiah guyup adalah gotong royong dan kebersamaan. Gotong royong dan kebersamaan merupakan budaya bangsa kita dan sangat dekat dengan masyarakat pedesaan. Disini kami ingin pembangunan di mulai dari Desa, dimana desa akan mempunyai peran sentral sebagai pusat pertumbuhan pembangunan.

- KREATIF, untuk mengurangi angka kemiskinan dan penganguran maka kami akan mengembangkan program pemberdayaan  terhadap UMKM dan Koperasi. Menumbuhkan jiwa enterprenuership dikalangan anak muda dan ibu rumah tangga dengan membuat pusat incubator UMKM di setiap kecamatan. Progam ini akan mencetak ribuan pengusaha baru yang menjadi backbone ekonomi di Kabupaten Banyuasin.

IMAN dan TAQWA, mewujudkan masyarakat Banyuasin yang agamis dan berakhlakul karimah sehingga menjadi manusia yang arif, soleh dan mandiri melalui program program keagamaan. Dengan akhlak yang baik maka diharapkan akan adanya peningkatan profesionalitas birokrasi di pemerintahan dan dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. (iz)


EmoticonEmoticon