11/05/17

Terbakarnya Rumah Warga Banyuasin Membuat Hati Askolani Jasi Tersayat

Banyuasin,Kabarbanyuasin.com - Kabar terbakarnya Rumah warga Banyuasin sontak membuat H Askolani Jasi SH MH terhenya dan terdiam sesaat lantaran kedukaannya mendengar kabar yang begitu memilukan tersebut. Karena mengapa? Askolani  merupakan sosok wakil rakyat yang sangat dekat dan peduli dengan rakyatnya selama ini.
 

Dia sosok yang cukup tau pahit getirnya kehidupan yang dihadapi rakyatnya. Rasa itu tumbuh begitu besar dihatinya sedari ia mulai merasakan pahitnya kehidupan, karena dia sadar bahwa dia tumbuh dan besar dari kondisi keluarga yang mungkin sama seperti masyarakat Banyuasin saat ini.

Kepeduliannya ini pun terbukti, Ketika mendengar peristiwa kebakaran di Dusun 3 Rt 9 Rw 03 Desa Lubuk Saung Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, Rabu (10/5/2017) hari itu, tanpa berpikir panjang, politisi PDIP ini langsung mengajak stafnya untuk datang meninjau lokasi kebakaran itu.

Kedatangan H Askolani Jasi di tengah-tengah reruntuhan puing rumah yang sudah menjadi arang ini membuat masyarakat Desa Lubuksaung nampak terpanah, ada yang langsung ingin bersalaman bahkan ketika akan meninggalkan lokasi musibah, ibu-ibu ada yang ingin foto dengan bapak lima anak ini.

H Askolani Jasi setelah menyalami masyarakat yang ada di sekitar kebakaran,  Ketua DPC PDIP Banyuasin ini langsung bertemu korban Zuhri dan Zaiba yang nampak duduk lusuh sambil memandang puing-puing rumah miliknya yang sudah hangus terbakar. Suami Hj Heryati ini nampak berbincang dengan korban Zuhri dan Zaiba, dia beberapa kali memberi suport dan minta keduanya ikhlas dan menerima cobaan ini.

"Mang, Bik, ini cobaan kamu bedoa,ikhlaskan lah, mungkin allah SWT ado rencana lain," kata Askolani Jasi memberikan semangat kepada korban kebakaran.

Namun air matanya nampak meleleh ketika dia mendengar curahan hati Zaiba yang menyebut tinggal baju dibadan dan semua hartanya seperti uang Rp 10 juta, satu unit motor yamaha mio, emas 3,5 suku dan Padi sebanyak 0.5 ton semuanya hangus terbakar.
Wakil Ketua DPRD Banyuasin ini mengajak semua masyarakat baik para tetangga maupun para dermawan lainnya untuk memberi bantuan kepada keluarga ini baik bahan makanan,pakaian hingga memberi tumpangan untuk tidur.

" Dengan gotong royong semuanya akan jadi muda dan ringan," kata Askolani Jasi sambil memberikan bantuan kepada korban.

Seperti di ketahui, Rumah panggung yang dihuni Zuhri dan Zaiba di Dusun 3 Rt 9 Rw 03 Desa Lubuk Saung Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin tinggal puing setelah terbakar di lalap si jago merah, Rabu (10/5/2017) pukul 09.00 wib.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun tidak satupun harta benda yang bisa di selamatkan. Bahkan suami istri ini tinggal baju di badan.

Penyebab kebakaran ini sendiri diduga berasal dari arus pendek listrik yang berada di dalam kamar, membakar kasur tempat tidur dan api menyebar membakar se isi rumah hingga jadi arang. Dan menurut keterangan warga sekitar, kobaran api membumbung setinggi pohon kelapa dan baru bisa dipadamkan setelah tiga mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Banyuasin datang ke tempat kejadian.

Zaiba saat dibincangi awak media nampak sedih, pandangan matanya kosong dan air matanya terus menetetes. Dikatakan Zaiba, kebakaran ini terjadi disaat rumah dalam kondisi kosong dimana dirinya, suami dan anaknya tengah berada di kebun karet. "Kejadiannya pukul 09.00 wib, kami tidak ada di rumah," katanya.

Seluruh harta benda miliknya terang Zaiba ludes terbakar dan tidak ada satupun yang bisa di selamatkan. "Harta benda yang terbakar Uang Rp 10 juta, satu unit motor yamaha mio, emas 3,5 suku dan Padi sebanyak 0.5 ton. Baju saja tinggal dibadan," kata Zaiba dengan pandangan yang kosong.

Kapolres Banyuasin AKBP Andri Sudarmadi melalui Kapolsek Pangkalan Balai Iptu Bayu Agustian membenarkan peristiwa kebakaran tersebut dan tidak ada korban jiwa. "Dilokasi sudah kita pasang police line, untuk penyebabnya untuk sementara diduga dari konsleting listrik,"tutupnya. (ZP)


EmoticonEmoticon