05/05/17

Keluarga Yan Anton Cabut Dari Bumi Sedulang Setudung

Banyuasin, Kabarbanyuasin.com - Banyuasin gempar lantaran Masyarakat yang tengah mengurus dokumen kependudukan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Banyuasin, Kamis (4/5/2017).


Lantaran dari sekian banyak usulan pindah kependudukan tersebut ada salah satu usulan pindah Keluarga Mantan Bupati Banyuasin Ir H Amiruddin Inoed dan Keluarga Mantan Bupati Banyuasin yang tengah menjalani hukuman penjara di LP Pakjo Palembang Yan Anton Ferdian.

Usulan pindah keluarga tersebut dari Banyuasin pindah ke Kota Palembang. Artinya keluarga yang berkuasa selama 13 tahun di Banyuasin nampaknya akan meninggalkan Bumi sedulang setudung Banyuasin ini. "Iya pindah ke Palembang,"kata Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Bambang Wiyadi SH Msi saat di konfirmasi di ruang kerjanya.

Bambang tidak banyak bicara terkait hal itu,dia cuma menegaskan bahwa usulan pindah tersebut suratnya sudah di meja Plt Kadis Dukcapil Banyuasin. "Silahkan cek dengan pak Plt Kadis,"katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Disdukcapil  Zainuddin SIP Msi sambil berpikir panjang mengaku belum melihat surat pindah keluarga mantan petinggi Banyuasin tersebut. "Aku belum lihat," ujarnya.

Pada awalnya Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Banyuasin Zainuddin SIP MM mengatakan anank usia 0-18 tahun di Banyuasin berjumlah 268.481 jiwa, yang memiliki akta kelahiran 226.616 jiwa atau 84,40 persen dan yang belum memiliki akta sebanyak 41.865 jiwa atau 15,59 persen.

"Pencapaian kita memang diatas target nasional tahun 2017 sebanyak 80,5 persen,tetapi kita terus menghimbau agar masyarakat membuat akta ini,"katanya.

Apalagi dengan PATEN, tegasnya pembuatan akta ini bisa dilayani kantor kecamatan. "Ngak perlu datang ke Kabupaten cukup ke Kantor camat untuk buat akta kelahiran dan dokumen lainnya, dan ini gratis,"katanya.

Dilanjutkan Zainudin, Jumlah penduduk Banyuasin 852.069 jiwa,wajib KTP 507.541 jiwa dan yang sudah merekam per maret 2017 sebanyak 496.503 jiwa 97,8 persen, yang belum merekam 11.038 jiwa.

"Percetakan KTP elektronik 464.628 keping atau 94,40 persen dan yang belum dicetak 31.875 keping," Tutupnya pada kesempatan tersebut. (ZP)


EmoticonEmoticon