23/05/17

Akronim "Bangkit" Bangunkan Negeri Sedulang Setudung Dari Tidur Panjangnya

Banyuasin, Kabarbanyuasin - Sebuah Akronim Banyuasin "Bangkit" yang Populer lantaran digaungkan oleh salah seorang sosok terbaik kebanggaan Kabupaten Banyuasin akhir- akhir ini yang tak Lain adalah H. Askolani Jasi yang tak luput dari segelintir tanya didalamnya mengenai maksud akronim bernada semangat yang ia perkenalkan setiap harinya itu.


Berawal dari Kebangkitan Nasional yang ditandai dengan lahirnya Organisasi kepemudaan Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908 merupakan tonggak sejarah bagi Indonesia untuk mencapai kemerdekaan. Sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan kepada para pejuang bangsa tersebut maka sejak tahun 1948 Indonesia secara rutin diperingati tanggal 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional.

Sepanjang perjalanan sejarah bangsa, kebangkitan nasional telah mengalami tiga zaman pemerintahan yakni Orde Lama, Orde Baru, dan terakhir orde Reformasi yang dikenal sebagai awal kebangkitan bangsa Indonesia dari masa kelamnya.

Sejak memekarkan diri di tahun 2002 Kabupaten Nan cantik dan elok ini terus berbenah memperbaiki diri agar pembangunan baik SDA maupun SDM tak jauh tertinggal dari Kabupaten di Sekitarnya. Oleh Karena itulah Kedepannya kabupaten Banyuasin harus bisa melakukan percepatan dan sinkronisasi program pembangunan secara terintegrasi di setiap lini. Inilah yang mendasari kami membuat Visi Banyuasin Bangkit.

Banyuasin BANGKIT merupakan visi pembangunan di Banyuasin kedepan yang kami tawarkan kepada masyarakat Banyuasin dan kami yakini dapat memberikan perubahan signifikan pada pembangunan di Banyuasin beberapa tahun kedepan. Secara harfiah Bangkit diartikan sebagai ‘bangun dari tidur’ lalu berdiri dan bergerak. Hal ini mengambarkan bahwa sudah saatnya Banyuasin untuk bangkit dari tidur panjang nya, berkerja keras dan cerdas mengejar ketertinggalan.  

BANGKIT juga adalah akronim dari Berdaya saing, Aman, Nyaman, Guyub, Kreatif, ber Iman dan Taqwa yang merupakan Intisari dari Visi dan Misi yang kami tawarkan untuk membangun Banyuasin lebih  baik lagi. Berikut adalah penjelasan singkatnya : 

Berdaya saing,  Kabupaten Banyuasin harus dapat meningkatkan daya saingnya secara lokal, nasional ataupun Internasional. Untuk dapat meningkatkan daya saing maka diperlukan akselerasi dan sinkronisasi pembangunan di semua sektor. Sektor Infrastruktur, Pertanian & Perkebunan, Pendidikan, Kesehatan dan Pariwisata akan menjadi Program prioritas.

Infrastruktur jalan dan jembatan yang baik terutama di pedesaan akan mendukung pergerakan perekonomian, kami akan melibatkan pihak swasta dan investor untuk dapat membantu membantun jalan dan jembatan di Kab Banyuasin sehingga tidak 100% tergantung dari APBD. Beberapa titik jalan baru juga akan di buka yang selama ini mengisolir beberapa daerah di Banyuasin. Untuk pertanian akan dikembangkan Integrated Farming. 

Seperti Karet, program pemberdayaan bagi petani mulai dari penyuluhan, bantuan peralatan yang dapat meningkatkan kualitas karet, sampai membantu membuka channel penjualan karet secara nasional dan internasional sehingga harga karet di masyarakat menjadi lebih baik dan sustainable. 

Aman dan Nyaman, kami akan membangun Smartcity dan Smart Village yang akan di integrasikan dengan kepolisian untuk mewujudkan rasa aman bagi masyarakat dengan neighborhood watch program.  Program ini merupakan program pencegahan kejahatan kriminal dengan kegiatan yang berbasis pemberdayaan masyarakat sehingga indentifikasi dan antisipasi kejahatan bisa ketahui sejak dini. 

Selain itu komitmen dalam memberantas segala bentuk praktek Korupsi di pemerintahan dengan menerapkan Good Governance yakni melakukan penyempurnaan terhadap Open Government dan e Budgeting sehingga transparansi dan akuntability pemerintahan menjadi lebih baik. Rasa aman beraktifitas dan rasa aman di birokrasi ini diharapkan akan mengundang investor untuk masuk dan menanamkan modal nya di Banyuasin. 

Guyub, secara harfiah guyup adalah gotong royong dan kebersamaan. Gotong royong dan kebersamaan merupakan budaya bangsa kita dan sangat dekat dengan masyarakat pedesaan. Disini kami ingin pembangunan di mulai dari Desa, dimana desa akan mempunyai peran sentral sebagai pusat pertumbuhan pembangunan.  

Kreatif, untuk mengurangi angka kemiskinan dan penganguran maka kami akan mengembangkan program pemberdayaan  terhadap UMKM dan Koperasi. Menumbuhkan jiwa enterprenuership dikalangan anak muda dan ibu rumah tangga dengan membuat pusat incubator UMKM di setiap kecamatan. Progam ini akan mencetak ribuan pengusaha baru yang menjadi backbone ekonomi di Kabupaten Banyuasin.

Iman & Taqwa,
mewujudkan masyarakat Banyuasin yang agamis dan berakhlakul karimah sehingga menjadi manusia yang arif, soleh dan mandiri melalui program program keagamaan. Dengan akhlak yang baik maka diharapkan akan adanya peningkatan profesionalitas birokrasi di pemerintahan dan dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. 

Mari kita bergerak bersama dalam rangka mengusahakan terwujudnya Banyuasin Bangkit yang diambil dari semangat Kebangkitan Nasional, Selogan Diksi "BANGKIT" ini sangat diharapkan dapat berimplementasi terhadap pemerintah dan masyarakat untuk saling bersinergi guna menyonsong masa depan Kabupaten Sedulang Setudung menjadi Kabupaten yang Terdepan. (KKZ)


EmoticonEmoticon