10/04/17

Terkait Isu Putra Daerah, Askolani : Itu Aspirasi Yang Baik


H. Askolani ketika dimintai komentar terkait pejaringan balon Bupati dan wakil Bupati yang dilakukan dalam tim Konvensi dikatakan, bahwa penjaringan bupati dan wakil bupati setiap partai politik pasti beda cara.

Untuk PDI Perjuangan dikatakannya akan dibuka pendaftaran kepada seluruh masyarakat dan seluruh kader. Silahkan mendaftarkan diri sebagai calon bupati dan Wakil Bupati Banyuasin, dan ini terbuka untuk umum namun sesuai dengan persyaratan yang sudah ditentukan.

Hadirnya Tim konvensi tegas Askolani, dirinya dan kita semua harus memberikan apresiasi kepada Tokoh masyarakat yang telah menjaring aspirasi masyarakat sehingga munculnya 35 nama balon bupati. Tetapi harus tetap komunikasi dengan parpol jika mau diusung melalui parpol karena didalam undang-undang pencalonan kepala daerah itu hanya dua cara yakni melalui parpol atau jalur independent.

”Kita harapkan tim Konvensi independent dan tidak diarahkan serta tidak dikondisikan untuk siapapun. Sehingga masyarakat Banyuasin bisa kompak, jelas dan terang benderang siapa calon pemimpin Banyuasin yang diharapkan rakyat Banyuasin, bukan segelintir orang saja,” bebernya.

Lebih melebar kata Wakil Ketua DPRD Banyuasin ini, isu Bupati harus Putra daerah asli Banyuasin jelas Askolani bahwa itu aspirasi yang baik dan bagus dari Masyarakat Banyuasin yang mungkin sejak mekar belum mendapat kesempatan. Maka kita dorong untuk putra terbaik Banyuasin untuk mendaptarkan diri ke parpol,ketika masuk area tahapan Pilkada Banyuasin 2018 nanti.

” Yang pasti ada aturan khusus di PDIP dengan memberikan seluas-luasnya kepada masyarakat untuk mendaftarkan diri. Secara khusus nanti balon akan di survey dan fit and propertes terhadap calon yang mendaftar,” katanya.

Masih menurut Askolani, yang terjaring dalam tim konvensi wajib mendaftar ke  Parpol kecuali melalui jalur Independent. ” Karena sistem di Parpol jelas, harus mendaftar siapapun itu,” imbuhnya.

Terkait putra Banyuasin,warga Banyuasin dan apapun namanya lanjut Askolani jangan diartikan sempit, bukan berarti orang luar tidak bisa masuk, boleh dan sah-sah saja tapi rakyat juga punya hak.

“Siapapun warga negara bisa mencalonkan diri tapi warga Banyuasin punya hak juga untuk dipilih dan memilih,”tandasnya. 

sumber : intipost


EmoticonEmoticon